Show Mobile Navigation

Michelin Kembali ke Motogp 2016

Khairuddin Reng Togeje - Thursday, May 29, 2014
Masih ingatkah kita motogp musim 2007? Ya…!!! Stoner bersama Ducati Desmocedicinya begitu sangat perkasa di lintasan sehingga membuat Rossi kewalahan yang waktu itu merupakan pesaing terberat Casey Stoner. Berkali-kali Rossi dan Stoner beradu sengit di hampir setiap lintasan dan berkali-kali pula Rossi tidak berdaya dan selalu finish di belakang Stoner. Sampai-sampai ada komentator motogp mengatakan Rosssi butuh “pistol” untuk bisa menghentikan laju Ducati Desmosedici yang ditunggangi Casey Stoner.

Mengapa Stoner sangat perkasa di musim itu? Mengapa Rossi tidak berdaya dibuatnya? Semua penikmat motogp bertanya-tanya. Apakah Rossi sudah habis masa kejayaannya? Apakah Stoner sudah waktunya sebagai pengganti Rossi? Semua tidak ada yang tahu. Hanya Rossi yang tahu. Ya… Dia mengatakan bahwa dia kalah sama Stoner karena faktor ban yang dia pakai. Stoner kala itu memakai ban Bridgestone sedangkan Rossi pakai Michelin. Akhirnya juara duniapun jatuh ke tangan Stoner yang tahun sebelumnya dipegang oleh Nicky Hayden.


Di tahun berikutnya tepatnya musim 2008 Rossi memutuskan untuk mengganti ban. Dia memakai ban yang sama dengan yang dipakai Casey Stoner yaitu Bridgestone.

Banyak yang memprediksi bahwa Stoner masih akan merajai musim itu.
Seperti tahun sebelumnya pertarungan di depan masih antara Stoner dan Rossi. Berkali-kali mereka beradu sengit untuk memperebutkan juara satu termasuk seri Laguna Seca. Dimana Rossi menyalip Stoner melalui gravel dan akhirnya Rossi meninggalkan Stoner dan Stonerpun tersungkur beberapa lap setelahnya. Untungnya Stoner masih bisa melanjutkan dan finish di posisi 2.

Apa yang dikatakan Rossi terbukti benar. Bahwa ia kalah ban sama Stoner
Pada tahun itu pula Michelin memutuskan untuk istirahat dari ajang balap paling bergengsi motogp. Dan Bridgestone menjadi satu-satunya pemasok ban di motogp.

Tahun 2015 Bridgestone sudah berakhir masa kontraknya. Dikabarkan bahwa Michelin akan menggantikannya di musim 2016 mendatang. Menarik untuk kita saksikan bagaimana perkembangan Michelin setelah agak lama absen. Kita tunggu saja

0 komentar:

Post a Comment